Rabu, 25 September 2013
5 Manfaat Sinar Matahari Pagi Diterbitkan Pada July 9, 2013 sinar matahari pagiPalingseru.com – Sinar matahari pagi selain tidak membuat hitam ketika berjemur juga dikenal memiliki manfaat untuk tulang yang sehat, nah tahukah kamu selain untuk tulang apa manfaat lain dari sinar matahari pagi. Berikut ini ada beberapa manfaat sehat dari sinar matahari pagi, mau tahu apa aja simak berikut ini: 1. Asma Bagi kamu yang memiliki sakit asma sepertinya ada baiknya kamu sering sering terkena sinar matahari pagi, sebab sinar matahari pagi bisa mencegah asma. 2. penghilang rasa sakit Mungkin hal ini banyak yang tidak tahu ternyata dengan berjemur sinar matahari pagi bisa menjadi obat alami penghilang rasa sakit. Hal ini dikaitkan dengan produksi Vitamin D yang dipupuk oleh sinar matahari. Statistik menunjukkan orang yang teratur berjemur sinar matahari mengurangi kebutuhan akan obat penghilang rasa sakit. 3. Membakar lemak Bagi kamu yang ingin membakar lemak sepertinya harus sering sering bejemur di bawah sinar matahari pagi sebab sinar matahari pagi bisa membakar lemak. 4. Meningkatkan kewaspadaan Selain bisa menyembuhkan penyakit sinar matahari pagi juga bisa meningkatkan kewaspadaan kita, nah yang kurang waspada banyak banyak berjemur di bawah sinar matahari pagi. 5. Terapi bagi pasien Alzheimer Penelitian yang dilakukan Journal of American Medical Association menyebut, pasien penderita penurunan daya ingat memiliki hasil yang lebih baik dalam tes memori setelah beberapa jam berjemur di pagi hari secara teratur.
Sumber : http://palingseru.com/24843/5-manfaat-sinar-matahari-pagi
Copyright © Palingseru.com
Selasa, 17 September 2013
Kamis, 07 Maret 2013
Selasa, 27 November 2012
Politik
Bimo Tejo
Jadikan Teman | Kirim Pesan
Angka Kemiskinan 2003 dan 2012 Sama Saja, Apa Kabar Pak SBY?
OPINI | 24 June 2012 | 01:50
Sudah 8 tahun nasib kita kok sama saja ya Mak? (sumber: pta-palembang.net)
Statistiknya jelas, tidak ada yang keliru. Sumber datanya adalah Global Hunger Index (GHI) yang menjadi acuan dunia internasional untuk mengukur jumlah penduduk miskin suatu negara.
Tapi kalau kita fokuskan ke rentang tahun 2004-2012, yaitu periode ketika SBY menjadi presiden, ada sesuatu yang kurang beres.
Jumlah penduduk miskin Indonesia di tahun 2003, setahun sebelum SBY didapuk menjadi presiden, adalah 12,47 persen. Datanya bisa diklik disini (hal. 98).
Setelah 8 tahun di bawah pemerintahan SBY, angka kemiskinan tetap berada di angka 12.5 persen, ini artinya apa Bapak Presiden SBY yang mulia?
Di tahun 2009 angka kemiskinan Indonesia justru sempat melonjak ke angka 14.8 persen (data klik disini). Bisa dimaklumi, mungkin akibat krisis ekonomi global tahun 2008.
Tetapi di tahun-tahun pemerintahan SBY angka kemiskinan memang berada di sekitar angka 12 persen dengan sedikit plus-minus. Tahun 2007 turun seupil menjadi 11.57 persen (data disini), tahun 2008 turun lumayan ke angka 11.3 persen (data disini), tahun 2010 melompat ke angka 13.2 persen (data disini), dan tahun 2011 turun ke angka 12.2 persen (data disini).
Kalau dirata-rata, angka kemiskinan kita selama 7 tahun sekitar 12%, tak beda jauh dengan ketika Megawati masih menjadi presiden.
Dan untuk pengetahuan anda, 12 persen jumlah penduduk miskin termasuk kategori SERIUS dalam standar Global Hunger Index.
Mungkin sudah saatnya Pak SBY lebih menseriusi upaya pengentasan kemiskinan ketimbang pusing memikirkan pendongkelan Anas Urbaningrum.
Minggu, 04 November 2012
Tahun Baru Hijriah 2012 / Tahun Baru Islam 1434 Hijriah
Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam merupakan hari besar bagi umat Muslim untuk memperingati hari pertama di bulan pertama dalam sistem penanggalan Hijriah (kalender Islam). Tahun Baru Islam diperingati setiap tanggal 1 di bulan Muharam dalam kalender Islam. Karena adanya perbedaan sistem penanggalan antara kalender Islam dan kalender Masehi, maka tanggal perayaan Tahun Baru Islam pada kalender Masehi terus berubah dari tahun ke tahun.
Tanggal Perayaan Tahun Baru Hijriah
Tahun Baru Islam dirayakan setiap tanggal 1 Muharam dalam kalender Hijriyah. Sistem penanggalan Hijriyah didasarkan oleh peredaran bulan terhadap bumi sehingga tanggal perayaan Tahun Baru Islam ditentukan berdasarkan pengamatan terhadap bulan. Oleh sebab itu, tanggal pasti dari Tahun Baru Islam biasanya baru diumumkan beberapa hari menjelang tanggal perayaan.
Kapan Tahun Baru Hijriah 2012?
Tahun Baru Islam 2012 atau Tahun Baru Hijriah 2012 jatuh pada hari Kamis, 15 November 2012.
Tahun Baru Islam 2012 atau Tahun Baru Hijriah 2012 jatuh pada hari Kamis, 15 November 2012.
Kapan Tahun Baru Hijriah 2013?
Tahun Baru Islam 2013 atau Tahun Baru Hijriah 2013 jatuh pada hari Selasa, 5 November 2013.
Tahun Baru Islam 2013 atau Tahun Baru Hijriah 2013 jatuh pada hari Selasa, 5 November 2013.
Kapan Tahun Baru Hijriah 2014?
Tahun Baru Islam 2014 atau Tahun Baru Hijriah 2014 jatuh pada hari Sabtu, 25 Oktober 2014.
Tahun Baru Islam 2014 atau Tahun Baru Hijriah 2014 jatuh pada hari Sabtu, 25 Oktober 2014.
Latar Belakang Perayaan Tahun Baru Hijriah
Perayaan Tahun Baru Islam berawal dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah menuju Madinah untuk menghindari rencana pembunuhan yang ditujukan kepada beliau. Umat Islam percaya bahwa Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya hanya membutuhkan waktu satu malam untuk menempuh perjalanan jauh sepanjang 320 kilometer menuju Yathrib. Kini, kota tujuan hijrah Nabi Muhammad diberi nama Madinah, sedangkan kawasan di sekeliling Madinah tetap disebut sebagai Yathrib.
Perayaan Tahun Baru Hijriah 2012 di Indonesia
Berbeda dengan perayaan Tahun Baru Masehi yang ramai dengan letusan kembang api dan petasan dan bunyi terompet, Tahun Baru Hijriah dirayakan dengan lebih tenang dan khidmat. Umat Islam memperingati hari raya tersebut dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sama seperti hari-hari besar Islam lainnya, peringatan Tahun Baru Islam dimulai sejak sore hari setelah matahari terbenam. Pada saat itu, umat Islam biasanya membaca doa awal tahun, berdzikir, serta memohon ampun atas segala dosa yang diperbuat di masa lalu, juga berdoa agar diberi keselamatan dan rezeki di tahun ini. Shodaqoh atau sumbangan juga biasa diberikan kepada orang-orang yang kurang mampu dan anak-anak yatim piatu di momen Tahun Baru Islam.
Bagi masyarakat di pulau Jawa, perayaan Tahun Baru Islam bertepatan dengan Satu Suro (hari pertama bulan pertama di sistem penanggalan Jawa). Menurut sebagian masyarakat di pulau Jawa, malam Satu Suro merupakan malam keramat, terutama jika tanggal tersebut jatuh bertepatan dengan jumat legi. Masyarakat Jawa percaya bahwa malam Satu Suro merupakan malam yang pantang untuk bepergian.
Beberapa tradisi yang dilakukan sebagian penduduk pulau Jawa selama malam Satu Suro adalah Tapa Bisu (berdiam diri dan tidak berkata-kata), Kungkum (berendam di sungai besar), Tuguran (perenungan diri sambil berdoa), mencuci keris, menggelar Pagelaran Wayang Kulit, dan lain sebagainya.
Selamat Tahun Baru Islam 2012.
Selamat Tahun Baru Hijriyah 2012.
Selamat Tahun Baru Hijriyah 2012.
Rabu, 24 Oktober 2012
Keajaiban Istighfar
Aku berusia 30 tahun saat suamiku wafat dengan meninggalkan lima orang anak, laki-laki dan perempuan, yang masih kecil-kecil. Semasa hidupnya, suamilah penanggung nafkah keluarga sepenuhnya. Sedangkan aku menjalankan tugas utamaku sebagai istri dan ibu rumah tangga.Meskipun pendapatan suami pas-pasan, tapi kami merasa cukup dan tidak ada yang kurang. Hidup kamipun terasa begitu bahagia dan indah.
Sampai hari kelabu itu datang. Suami tercinta pergi menghadap Sang Pencipta secara demikian mendadak. Semuanya jadi berubah 180 derajat. Dunia serta merta menjadi gelap gulita di mataku. Akupun hampir tak henti menangis sejak saat itu. Sampai-sampai aku sangat menghawatirkan kondisi mataku.
Aku terus meratapi nasibku yang terasa begitu buruk dan berat. Yang terberat memang masalah beban hidup yang tidak ringan, sementara itu pemasukan sudah tidak ada lagi. Hanya ada sedikit harta yang ditinggalkan Bapak. Akupun berusaha sehemat mungkin dalam menggunakannya. Mungkin kelemahan antisipasi dan kekurang siapan terhadap kondisi tak terdugalah yang membuatku begitu shock. Sampai-sampai seakan aku lupa bahwa, penjemin rezeki kita bukanlah suami, orang tua atau siapapun. Melainkan justru hanya Allah semata.
Nah, kondisiku mulai berubah lebih baik dan stabil, setelah suatu hari, saat berada di kamar, aku mendengarkan salah siaran radio Idza’atul Qur’an Al-Karim. Dimana ada seorang Syaikh yang membawakan sebuah hadits (yang artinya):
مَنْ لَزِمَ الاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ
اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا
وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa tak henti beristighfar, niscaya Allah akan
mengadakan baginya untuk setiap himpitan hidup solusi dan jalan keluar,
untuk setiap kepedihan perlepasan dan kebebasan, serta memberinya rezeki
secara tidak diduga-duga” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Ibnu Abbas ra.).Setelah mendengar hadits tersebut dibacakan, semangat hidupku jadi bangkit kembali, dan pengharapan kepada keluasan rahmat Allah-pun pulih lagi dan bahkan menguat sekuat-kuatnya. Dan aku berazam sejak saat itu untuk mengamalkan isinya dengan penuh keyakinan.
Maka akupun mulai melafalkan istighfar kepada Allah, sekuat-kuatnya, dan sebanyak-banyaknya, hampir tanpa putus. Sebagaimana aku ajak pula anak-anakku untuk melakukan amalan yang sama, istighfar!
Berbulan-bulan kami melakukannya, tanpa henti dan tanpa putus asa. Kami bahkan telah menikmatinya. Dan saat istighfar spesial kami itu genap 6 bulan, keajaiban itupun datang. Tepat seperti kata hadits: secara tidak disangka-sangka dan tidak diduga-duga sama sekali.
Ya, tiba-tiba kami mendengar berita tentang adanya sebuah proyek perencanaan dan pengembangan pembangunan, yang sebagiannya meliputi dan mengambil tanah milik kami, yang sudah lama sekali tak terurus dan tidak termanfaatkan, karena lokasinya yang tidak strategis. Singkatnya, kamipun mendapatkan “ganti untung” jutaan Riyal. Allahu Akbar. Sungguh samudera rahmat dan rahasia hikmah Allah memang benar-benar tidak ada yang bisa menyelaminya. Puji dan syukur kami kepada-Mu ya Allah. Juga ampunilah segala kelemahan, kekerdilan dan dosa-dosa kami.
Kehidupan keluarga kami pun berubah total. Keceriaan kembali menghiasi hari-hari kami. Kesedihanku sirna, karena tergantikan oleh kebahagiaan yang tiada terkira. Apalagi dengan perkembangan semua anakku, yang tidak sekadar baik. Melainkan baik sekali dan sangat membanggakan, bagi ummi mereka, bagi seluruh keluarga besar kami, bahkan juga bagi masyarakat sekitar. Karena disamping tumbuh sehat dan berakhlak mulia, merekapun berprestasi gemilang dalam pendidikan, umum maupun khusus. Diantara mereka ada yang meraih ranking 1 dalam prestasi belajarnya untuk tingkat propinsi. Ada yang hafidz Al-Qur’an 30 juz. Dan begitu seterusnya.
Falhamdu lillahi Rabbil ‘alamin.
Selasa, 09 Oktober 2012
SYARAT MASUK POLRI
PANDUAN PERSYARATAN
UNTUK MENGIKUTI SELEKSI PENERIMAAN ANGGOTA POLRI
A. SELEKSI PENERIMAAN AKADEMI KEPOLISIAN (AKPOL)
I. DASAR
- BERSIH
- TRANSPARAN
- AKUNTABEL
- HUMANIS
III. PERSYARATAN UMUM
- IPS untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma lima).
- IPA untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
- IPS untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
2) Fakultas FISIP/SOSPOL :
- Antropologi Sosial
- Hubungan Internasional
- Ilmu Komunikasi
- Ilmu Politik
- Kriminologi
- Sosiolog.
- Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
2) Observasi, penelitian tentang testee yang dilakukan selama tes psikologi tertulis.
a) Berpikir Praktis;
b) Berpikir Abstrak;
c) Kemampuan Verbal;
2) Stabilitas Emosi
3) Pro sosial
4) Penyesuaian Diri
5) Kengendalian Diri
6) Kepercayaan Diri
7) Loyalitas
8) Sikap Kerja
9) Vitalitas
10) Kecendrungan Psikopatologis
2) Darah :
a) Rutin (hb, lukosit, laju endap darah, hitung jenis).
b) Kimia darah (gula darah puasa, kolesterol total, trigliserida, kreatinin, ureum, sgot, sgpt, bilirubin, uric acid).
c) Serologis :
- HBSAG (hepatitis)
- Anti HIV (AIDS)
3) Uji kehamilan (calon wanita).
4) Uji urine narkoba :
a) Amfetamine/metamfetamine
b) Ganja
c) Coccain, morfin, opiate
1) Lari 12 menit
2) Pull up max 1 menit
3) Push up max 1 menit
4) Sit up max 1 menit
5) Shuttle run jarak 6 x 10 m
6) Renang
b) WANITA :
1) Lari 12 menit
2) Chinning (modifikasi pull up) max 1 menit
3) Push Up max 1 menit
4) Sit Up max 1 menit
5) Shuttle Run jarak 6 x 10 m
6) Renang
c) Pemeriksaan Antopometrik (Kelainan Postur Tubuh).
b) Pernyataan belum pernah nikah
c) Surat perjanjian ikatan dinas
d) Daftar Riwayat Hidup
e) Surat pernyataan sanggup ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia.
- BERSIH
- TRANSPARAN
- AKUNTABEL
- HUMANIS
III. PERSYARATAN UMUM
11. Menyerahkan :
- IPS untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma lima).
- IPA untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
- IPS untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
V. TAHAPAN KEGIATAN
- Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
2) Observasi, penelitian tentang testee yang dilakukan selama tes psikologi tertulis.
b. Aspek Psikologi :
1) Kecerdasan Umum :
a) Berpikir Praktis;
b) Berpikir Abstrak;
c) Kemampuan Verbal;
2) Stabilitas Emosi
3) Pro sosial
4) Penyesuaian Diri
5) Kengendalian Diri
6) Kepercayaan Diri
7) Loyalitas
8) Sikap Kerja
9) Vitalitas
10) Kecendrungan Psikopatologis
2) Darah :
a) Rutin (hb, lukosit, laju endap darah, hitung jenis).
b) Kimia darah (gula darah puasa, kolesterol total, trigliserida, kreatinin, ureum, sgot, sgpt, bilirubin, uric acid).
c) Serologis :
- HBSAG (hepatitis)
- Anti HIV (AIDS)
3) Uji kehamilan (calon wanita).
4) Uji urine narkoba :
a) Amfetamine/metamfetamine
b) Ganja
c) Coccain, morfin, opiate
1) Lari 12 menit
2) Pull up max 1 menit
3) Push up max 1 menit
4) Sit up max 1 menit
5) Shuttle run jarak 6 x 10 m
6) Renang
b) WANITA :
1) Lari 12 menit
2) Chinning (modifikasi pull up) max 1 menit
3) Push Up max 1 menit
4) Sit Up max 1 menit
5) Shuttle Run jarak 6 x 10 m
6) Renang
c) Pemeriksaan Antopometrik (Kelainan Postur Tubuh).
b) Pernyataan belum pernah nikah
c) Surat perjanjian ikatan dinas
d) Daftar Riwayat Hidup
e) Surat pernyataan sanggup ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia.
- BERSIH
- TRANSPARAN
- AKUNTABEL
- HUMANIS
III. PERSYARATAN UMUM
- Dokter Hewan
- Kimia Murni
- Matematika
- Fisika
- Statistika
- Teknik Elektro
- Teknik Elektro Arus Kuat
- Teknik Metalurgi
- Teknik Fisika Nuklir
- Teknik Transportasi
- Sejarah
- Pendidikan dan olah raga
- Ahli Teknika TK III
- Manajemen
12. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.
13. Memperoleh persetujuan dari Orang Tua/Wali bagi calon yang belum berusia 21 tahun.
14. Bagi calon yang bersal dari PTN/PTS harus sudah lulus ujian negara (dengan melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh kopertis) dengan akreditasi A dan atau B dengan nilai IPK minimal :
- S1 profesi : 2,5 (Dua koma Lima Puluh).
- S1 : 2,75 (Dua koma Tujuh Lima).
- D-IV : 2,75 (Dua koma Tujuh Lima).
15. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian.
V. TAHAPAN KEGIATAN
2) Pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
3) Pemeriksaan Ijazah (Dik-um terakhir).
4) Pemeriksaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
5) Pemeriksaan Pernyataan Belum Pernah Menikah.
6) Pemeriksaan Surat Izin dari Orang Tua/Wali.
7) Pemeriksaan Surat Perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
8) Pemeriksaan Daftar Riwayat Hidup.
2) Pemeriksaan Mata.
3) Pemeriksaan Gigi dan Mulut.
4) Pemeriksaan Telinga, Hidung dan Tenggorokan.
5) Pemeriksaan Fisik :
- Apabila diperlukan untuk mengetahui Diagnosis dapat dilakukan Pemeriksaan Rontgen dada dan Pemeriksaan Elektrokardiograf (EKG).
- Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
a) Postur Tubuh
b) Wajah/ Raut Muka
c) Sikap/ Gerak
d) Suara dan Cara Berbicara
e) Cara Berjalan
b) Ujian Akademik :
- Tes Potensi Akademik
- UU Kepolisian
c) Uji Kompetensi Wawancara dan Praktek
d) Pemeriksaan Kesehatan
e) Pemeriksaan Psikologi
f) Pemeriksaan Kemampuan Jasmani
g) Sidang Penetapan Kelulusan di Tingkat Pusat.
UNTUK MENGIKUTI SELEKSI PENERIMAAN ANGGOTA POLRI
A. SELEKSI PENERIMAAN AKADEMI KEPOLISIAN (AKPOL)
I. DASAR
- Keputusan Kapolri No.Pol : Kep/74/XI/2003 tanggal 10 November 2003 tentang Pokok-pokok penyusunan Lapis-lapis Pembinaan Sumber Daya Manusia Polri.
- Surat Keputusan Kapolri No.Pol : Skep/212/IV/2004 tanggal 12 April 2004 tentang Pedoman Administrasi Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian.
- Surat Telegram Kapolri No. Pol. : ST /388/IV/2009 tanggal 21 April 2009 tentang persyaratan dan jadwal penerimaan Taruna/Taruni Akpol TA. 2009.
- TRANSPARAN
- AKUNTABEL
- HUMANIS
III. PERSYARATAN UMUM
- Warga Negara Indonesia (Pria/Wanita).
- Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik indonesia Tahun 1945.
- Sehat Jasmani dan Rohani.
- Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
- Berwibawa, Jujur, Adil dan berkelakuan tidak tercela.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.
- Pada saat diangkat menjadi anggota Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda), bagi lulusan S1 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, sedangkan lulusan S2 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, yang akan berpengaruh terhadap penghasilan dan karirnya, namun tidak mengurangi masa Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
- Tinggi badan 163 cm bagi Pria dan 160 cm bagi Wanita dengan berat badan seimbang.
- Umur maksimal pada saat pembukaan Dik sebgai berikut:
- SMU = 21 Tahun
- S1 = 28 Tahun
- S2 = 30 Tahun
- Belum pernah Menikah dan sanggup tidak Menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
- Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.
- Memperoleh persetujuan dari Orang Tua/Wali bagi calon yang belum berusia 21 tahun.
- Berijazah SMU/Sederajat jurusan IPA / IPS, S1 dan S2.
- Menyerahkan :
- Hasil Ujian Akhir Nasional(UAN) bagi calon yang lulusan SMU/Sederajat :
- IPS untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma lima).
- IPA untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
- IPS untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
- Ijazah S-1 / S-2 yang berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi “A” dan atau “B” bagi yang mempersyaratkan diri dari tingkat Sarjana.
- Disiplin ilmu yang dipersyaratkan :
2) Fakultas FISIP/SOSPOL :
- Antropologi Sosial
- Hubungan Internasional
- Ilmu Komunikasi
- Ilmu Politik
- Kriminologi
- Sosiolog.
- Menyerahkan transkrip nilai, dengan nilai rata-rata IPK 2,75 (Dua koma tuju lima) untuk S-1 dan 3,0 (Tiga koma nol) untuk S-2.
- Khusus calon peserta dari Anggota Polri, selain persyaratan diatas juga menyerahkan :
- Daftar Penilaian (Dapen) dengan nilai minimal 75 (Tujuh Puluh Lima).
- Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP) dari pejabat yang berwenang.
- Pemeriksaan berkas Administrasi, meliputi :
- Pemeriksaan Akte Kenal Lahir / Surat Keterangan Kelahiran.
- Pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
- Pemeriksaan Ijazah (Dik-um terakhir).
- Pemeriksaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
- Pemeriksaan Pernyataan Belum Pernah Menikah.
- Pemeriksaan Surat Izin dari Orang Tua/Wali.
- Pemeriksaan Surat Perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
- Pemeriksaan Daftar Riwayat Hidup.
- Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, meliputi :
- Auto Anamnesi
- Pemeriksaan Mata.
- Pemeriksaan Gigi dan Mulut.
- Pemeriksaan Telinga, Hidung dan Tenggorokan.
- Pemeriksaan Fisik :
- Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
- Postur Tubuh
- Wajah/ Raut Muka
- Sikap/ Gerak
- Suara dan Cara Berbicara
- Cara Berjalan
- Tes Psikologi, meliputi :
- Metode Pemeriksaan Psikologi :
2) Observasi, penelitian tentang testee yang dilakukan selama tes psikologi tertulis.
- Aspek Psikologi :
a) Berpikir Praktis;
b) Berpikir Abstrak;
c) Kemampuan Verbal;
2) Stabilitas Emosi
3) Pro sosial
4) Penyesuaian Diri
5) Kengendalian Diri
6) Kepercayaan Diri
7) Loyalitas
8) Sikap Kerja
9) Vitalitas
10) Kecendrungan Psikopatologis
- Tes Akademik, meliputi :
- Tes Potensi Akademik.
- Bahasa Inggris.
- UU Kepolisian.
- Pemeriksaan Kesehatan tahap II, meliputi :
- Foto Thorax / Dada.
- EKG (Elektro Kardio Gram)/rekam jantung.
- Laboratorium, meliputi :
| a) Kejernihan
b) Berat Jenis (BJ) c) Tingkat keasaman d) Lekosit e) Nitrit f) Protein g) Kejernihan |
h) Reduksi
i) Urobilinogen j) Keton k) Bilirubin l) Eritrosit m) Sedimen |
a) Rutin (hb, lukosit, laju endap darah, hitung jenis).
b) Kimia darah (gula darah puasa, kolesterol total, trigliserida, kreatinin, ureum, sgot, sgpt, bilirubin, uric acid).
c) Serologis :
- HBSAG (hepatitis)
- Anti HIV (AIDS)
3) Uji kehamilan (calon wanita).
4) Uji urine narkoba :
a) Amfetamine/metamfetamine
b) Ganja
c) Coccain, morfin, opiate
- Tes Kesamaptaan Jasmani, meliputi :
1) Lari 12 menit
2) Pull up max 1 menit
3) Push up max 1 menit
4) Sit up max 1 menit
5) Shuttle run jarak 6 x 10 m
6) Renang
b) WANITA :
1) Lari 12 menit
2) Chinning (modifikasi pull up) max 1 menit
3) Push Up max 1 menit
4) Sit Up max 1 menit
5) Shuttle Run jarak 6 x 10 m
6) Renang
c) Pemeriksaan Antopometrik (Kelainan Postur Tubuh).
- Administrasi Akhir, meliputi :
b) Pernyataan belum pernah nikah
c) Surat perjanjian ikatan dinas
d) Daftar Riwayat Hidup
e) Surat pernyataan sanggup ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia.
- Penelusuran Mental Kepribadian (PMK).
- B. SELEKSI PENERIMAAN BRIGADIR POLRI
- Keputusan Kapolri No. Pol. : Kep/41/XII/2008 tanggal 31 Desember 2008 tentang Progaram Pendidikan Polri TA. 2009.
- Surat Keputusan Kapolri No.Pol. : Skep/49/II/2009 tanggal 4 Pebruari 2009 tentang Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
- Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/175/IV/2009 tanggal April 2009 Perubahan Atas Skep Kapolri No. Pol. : Skep/49/II/2009 tanggal 4 Pebruari 2009 tentang Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
- Surat Telegram Kapolri No. Pol. : ST /390/IV/2009 tanggal 2 April 2009 tentang Penerimaan dan Jadwal penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
- II. PRINSIP
- TRANSPARAN
- AKUNTABEL
- HUMANIS
III. PERSYARATAN UMUM
- Warga Negara Indonesia (Pria/Wanita).
- Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik indonesia Tahun 1945.
- Sehat Jasmani dan Rohani.
- Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
- Berwibawa, Jujur, Adil dan berkelakuan tidak tercela.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.
- Pada saat dingkat menjadi anggota Polri dengan Pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda), bagi Lulusan D-IV/S1 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, sedangkan lulus D-III diberikan masa dinas surut 2 (dua tahun), yang akan berpengaruh terhadap penghasilan dan kariernya, namun tidak mengurangi masa ikatan Dinas Pertama (IDP) 10 tahun.
- Berijazah serendah-rendahnya SMU/sederajat, SMK pelayaran Jurusan Nautika/Tehnik atau AMK perkapalan Jurusan Tehnik Elektro (Tidak termasuk SMK Busana/Boga/Kecantikan/Guru TK/SMK yang tidak ada Kompetensinya dengan tugas Polri atau SMK yang dikelola oleh Departeman).
- D-III/D-IV/S1 sesuai dengan Kompetensi tugas Pokok Polri dari perguruan Tinggi yang telah terakreditasi.
- Tinggi badan 163 cm bagi Pria dan 160 cm bagi Wanita dengan berat badan seimbang.
- Umur maksimal pada saat pembukaan Dik sebgai berikut:
- SMU = 21 Tahun
- D-III = 24 Tahun
- S1 = 35 Tahun
- Belum pernah Menikah dan sanggup tidak Menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
- Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.
- Memperoleh persetujuan dari Orang Tua/Wali bagi calon yang belum berusia 21 tahun.
- Telah berdomisili di wilayah Polda tempat pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan KTP setempat dan kartu keluarga (KK) dan raport yang disahkan oleh Kepalah Sekolah yang bersangkutan.
11. Menyerahkan :
- Hasil Ujian Akhir Nasional(UAN) bagi calon yang lulusan SMU/Sederajat :
- IPS untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma lima).
- IPA untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
- IPS untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
- Ijazah S-1 yang berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi bagi calon yang mempersyaratkan diri dari tingkat Sarjana.
- Menyerahkan transkrip nilai, dengan nilai rata-rata IPK 2,75 (Dua koma tuju lima) untuk S-1 dan 3,0 (Tiga koma nol) untuk S-2.
V. TAHAPAN KEGIATAN
- Pemeriksaan berkas Administrasi, meliputi :
- Pemeriksaan Akte Kenal Lahir / Surat Keterangan Kelahiran.
- Pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
- Pemeriksaan Ijazah (Dik-um terakhir).
- Pemeriksaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
- Pemeriksaan Pernyataan Belum Pernah Menikah.
- Pemeriksaan Surat Izin dari Orang Tua/Wali.
- Pemeriksaan Surat Perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
- Pemeriksaan Daftar Riwayat Hidup.
- Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, meliputi :
- Auto Anamnesi
- Pemeriksaan Mata.
- Pemeriksaan Gigi dan Mulut.
- Pemeriksaan Telinga, Hidung dan Tenggorokan.
- Pemeriksaan Fisik :
- Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
- Postur Tubuh
- Wajah/ Raut Muka
- Sikap/ Gerak
- Suara dan Cara Berbicara
- Cara Berjalan
- Tes Psikologi, meliputi :
- Metode Pemeriksaan Psikologi :
2) Observasi, penelitian tentang testee yang dilakukan selama tes psikologi tertulis.
b. Aspek Psikologi :
1) Kecerdasan Umum :
a) Berpikir Praktis;
b) Berpikir Abstrak;
c) Kemampuan Verbal;
2) Stabilitas Emosi
3) Pro sosial
4) Penyesuaian Diri
5) Kengendalian Diri
6) Kepercayaan Diri
7) Loyalitas
8) Sikap Kerja
9) Vitalitas
10) Kecendrungan Psikopatologis
- Tes Akademik, meliputi :
- Tes Potensi Akademik.
- Bahasa Inggris.
- UU Kepolisian.
- Pemeriksaan Kesehatan tahap II, meliputi :
- Foto Thorax / Dada.
- EKG (Elektro Kardio Gram)/rekam jantung.
- Laboratorium, meliputi :
| a) Kejernihan
b) Berat Jenis (BJ) c) Tingkat keasaman d) Lekosit e) Nitrit f) Protein g) Kejernihan |
h) Reduksi
i) Urobilinogen j) Keton k) Bilirubin l) Eritrosit m) Sedimen |
a) Rutin (hb, lukosit, laju endap darah, hitung jenis).
b) Kimia darah (gula darah puasa, kolesterol total, trigliserida, kreatinin, ureum, sgot, sgpt, bilirubin, uric acid).
c) Serologis :
- HBSAG (hepatitis)
- Anti HIV (AIDS)
3) Uji kehamilan (calon wanita).
4) Uji urine narkoba :
a) Amfetamine/metamfetamine
b) Ganja
c) Coccain, morfin, opiate
- Tes Kesamaptaan Jasmani, meliputi :
1) Lari 12 menit
2) Pull up max 1 menit
3) Push up max 1 menit
4) Sit up max 1 menit
5) Shuttle run jarak 6 x 10 m
6) Renang
b) WANITA :
1) Lari 12 menit
2) Chinning (modifikasi pull up) max 1 menit
3) Push Up max 1 menit
4) Sit Up max 1 menit
5) Shuttle Run jarak 6 x 10 m
6) Renang
c) Pemeriksaan Antopometrik (Kelainan Postur Tubuh).
- Administrasi Akhir, meliputi :
b) Pernyataan belum pernah nikah
c) Surat perjanjian ikatan dinas
d) Daftar Riwayat Hidup
e) Surat pernyataan sanggup ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia.
- Penelusuran Mental Kepribadian (PMK).
- C. SELEKSI PENERIMAAN PERWIRA POLRI SUMBER SARJANA (PPSS)
- Keputusan Kapolri No. Pol. : Kep/41/XII/2008 tanggal 31 Desember 2008 tentang Progaram Pendidikan dan Latihan Polri Tahun Anggaran 2009 beserta perubahannya.
- Peraturan Kapolri No.Pol. : 5 Tahun 2006 tanggal 12 Mei 2006 tentang Penerimaan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
- Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/176/IV/2009 tanggal 20 April 2009 tentang Penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana TA. 2009.
- Surat Telegram Kapolri No. Pol. : ST /389/IV/2009 tanggal 21 April 2009 tentang persyaratan dan jadwal penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana TA. 2009.
- II. PRINSIP
- TRANSPARAN
- AKUNTABEL
- HUMANIS
III. PERSYARATAN UMUM
- Warga Negara Indonesia (Pria/Wanita).
- Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik indonesia Tahun 1945.
- Sehat Jasmani dan Rohani.
- Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
- Berwibawa, Jujur, Adil dan berkelakuan tidak tercela.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.
- Pada saat dingkat menjadi anggota Polri dengan Pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda), bagi Lulusan D-IV/S1 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, sedangkan lulus D-III diberikan masa dinas surut 2 (dua tahun), yang akan berpengaruh terhadap penghasilan dan kariernya, namun tidak mengurangi masa ikatan Dinas Pertama (IDP) 10 tahun.
- Pria atau Wanita, berijazah S-1 / S-2 berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi “A” dan atau “B”.
- Disiplin ilmu yang dipersyaratkan :
- Ilmu Kesehatan :
- Dokter Hewan
- Fakultas MIPA/Sains :
- Kimia Murni
- Matematika
- Fisika
- Statistika
- Fakultas Teknik :
- Teknik Elektro
- Teknik Elektro Arus Kuat
- Teknik Metalurgi
- Teknik Fisika Nuklir
- Transportasi :
- Teknik Transportasi
- Fakultas FISIP/SOSPOL :
- Sejarah
- Fakultas Pendidikan :
- Pendidikan dan olah raga
- Fakultas Kelautan :
- Ahli Teknika TK III
- Fakultas Ekonomi :
- Manajemen
- i. Ilmu Komputer (Seluruh jurusan dan program studi ilmu komputer).
- Tinggi badan 160 cm bagi Pria dan 155 cm bagi Wanita dengan berat badan seimbang.
- S1 = 28 Tahun
- S2 = 30 Tahun
12. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.
13. Memperoleh persetujuan dari Orang Tua/Wali bagi calon yang belum berusia 21 tahun.
14. Bagi calon yang bersal dari PTN/PTS harus sudah lulus ujian negara (dengan melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh kopertis) dengan akreditasi A dan atau B dengan nilai IPK minimal :
- S1 profesi : 2,5 (Dua koma Lima Puluh).
- S1 : 2,75 (Dua koma Tujuh Lima).
- D-IV : 2,75 (Dua koma Tujuh Lima).
15. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian.
V. TAHAPAN KEGIATAN
- Tingkat Pnitia Daerah (Panda) :
- Pemeriksaan berkas Administrasi, meliputi :
2) Pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
3) Pemeriksaan Ijazah (Dik-um terakhir).
4) Pemeriksaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
5) Pemeriksaan Pernyataan Belum Pernah Menikah.
6) Pemeriksaan Surat Izin dari Orang Tua/Wali.
7) Pemeriksaan Surat Perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
8) Pemeriksaan Daftar Riwayat Hidup.
- Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, meliputi :
2) Pemeriksaan Mata.
3) Pemeriksaan Gigi dan Mulut.
4) Pemeriksaan Telinga, Hidung dan Tenggorokan.
5) Pemeriksaan Fisik :
- Apabila diperlukan untuk mengetahui Diagnosis dapat dilakukan Pemeriksaan Rontgen dada dan Pemeriksaan Elektrokardiograf (EKG).
- Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
a) Postur Tubuh
b) Wajah/ Raut Muka
c) Sikap/ Gerak
d) Suara dan Cara Berbicara
e) Cara Berjalan
- Tingkat Panitia Pusat (Panpus) :
b) Ujian Akademik :
- Tes Potensi Akademik
- UU Kepolisian
c) Uji Kompetensi Wawancara dan Praktek
d) Pemeriksaan Kesehatan
e) Pemeriksaan Psikologi
f) Pemeriksaan Kemampuan Jasmani
g) Sidang Penetapan Kelulusan di Tingkat Pusat.
Langganan:
Postingan (Atom)

